Obat Luka Diabetes

By | 29/03/2017

Obat Luka Diabetes

Luka diabetes bisa menjadi sangat parah jika tidak segera diatasi dan ditangani dengan benar. Kehilangan bagian tubuh dapat menjadi efek paling buruk akibat diabetes. Tentu saja, bagian tubuh yang memiliki luka diabetes parah biasanya akan di amputasi untuk menghentikan dan mencegah kondisi yang lebih parah lagi. Kondisi ini tentunya tidak ingin menimpa diri kita sendiri kan. Saya sendiri sih ogah banget.

Sesuai dengan judul artikel diatas, dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai Obat Luka Diabetes Yang Dijual Di Apotik. Silahkan Anda simak baik-baik.

Salep Obat Luka Diabetes Yang Dijual Di Apotik

Obat Luka Diabetes

1. TERRA-CORTRIL SALEP KULIT

Terra-Cortril Salep Kulit adalah obat yang digunakan untuk mengobati dan mencegah infeksi kulit disertai radang, yang peka terhadap kortikosteroid. Terra-Cortril Salep Kulit mengandung hydrocortisone, obat yang termasuk kortikosteroid, dan oxytetracycline, obat yang termasuk antibiotik golongan tetracycline.

Obat ini di produksi oleh Pfizer dan termasuk golongan obat yang harus digunakan dengan resep dokter. Tiap gram Terra-Cortril Salep Kulit mengandung zat aktif (nama generik) Oxytetracycline HCl 30 mg dan Hydrocortisone acetate 10 mg. Untuk menggunakannya, oleskan Terra-Cortril pada area kulit terinfeksi 2-4 x sehari.

Baca juga:

2. GENTAMICIN SALEP

Gentamicin salep adalah Obat Luka Diabetes yang digunakan sebagai sediaan topikal untuk mengobati penyakit kulit akibat infeksi oleh bakteri yang peka terhadap antibiotik ini. Obat ini termasuk antibiotik golongan aminoglikosida yang digunakan untuk mengobati infeksi-infeksi yang disebabkan terutama oleh bakteri gram negatif. Obat ini bekerja dengan cara mengikat secara reversibel sub unit 30s dari ribosom bakteri sehingga menghambat sintesa protein yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri itu.

Salep ini biasanya dipasarkan berupa bentuk garamnya yaitu, gentamicin sulfate yang setara dengan gentamicin 0.1 %. Selain salep, sediaan topikal obat ini juga tersedia dalam bentuk gentamicin cream. Penggunaan obat ini harus dengan resep dokter

Garamycin salep dipasarkan dengan kemasan Tube 5 gram dan 15 gram salep. Tiap kemasan Garamycin salep mengandung zat aktif (nama generik) Gentamicin sulfate 0.1 %. Cara menggunakannya cukup dengan mengoleskan salep ini pada kulit yang terinfeksi 3-4 x sehari.

3. FULADIC SALEP 2 %

Fuladic salep adalah sediaan topikal antibiotik yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi kulit dan jaringan lunak yang ringan sampai sedang, misalnya impetigo contagiosa, folicullitis superfisial, erythrasma, furunkulosis, abses, paronychia, sycosis barbae, hidradenitis axillaris, dan luka traumatis yang terinfeksi. Luka diabetes yang masih tingan juga masih bisa diatasi dengan obat ini.

Fuladic salep mengandung zat aktif Fusidic acid, yaitu suatu antibiotik yang efektif untuk mengobati infeksi yang disebabkan terutama oleh bakteri gram positif seperti Staphylococcus, Streptococcus, Corynebacterium, dan sebagian besar Clostridium.

Obat ini di produksi oleh Guardian Pharmatama dan penggunaannya harus sesuai dengan anjuran dokter. Fuladic salep dipasarkan dengan kemasan Tube 5 gram salep 2 % dengan kandungan setiap kemasan Fuladic salep mengandung zat aktif Sodium Fusidate 2 % atau 20 mg/gram salep.

Fuladic salep (Fusidic acid) diberikan dengan dosis berikut :

  • Dosis dewasa : oleskan 3-4 x sehari sampai sembuh. Jika menggunakan kasa ganti, frekuensi dapat dikurangi menjadi 1-2 x
  • Dosis anak : oleskan 3-4 x sehari sampai sembuh. Jika menggunakan kasa ganti, frekuensi dapat dikurangi menjadi 1-2 x

4. CENTABIO

Centabio adalah obat yang digunakan untuk membantu penyembuhan luka bakar, borok kronis, dan cacat kulit yang disertai infeksi bakteri tertentu. Centabio mengandung neomycin sulphate, obat yang termasuk antibiotik aminoglikosida dan placenta extract, suatu ekstrak organik untuk keperluan seperti, obat-obatan, kosmetik, bahkan makanan. Centabio di produksi oleh Caprifarmindo dengan penggunaan yang harus dengan resep dokter.

Centabio dipasarkan dengan kemasan tube 20 gram topikal gel dan tiap gram Centabio mengandung zat aktif (nama generik) neomycin sulphate 5 mg dan bovine placenta extract 100 mg

Centabio dapat digunakan dengan dosis berikut :

  • Oleskan gel di area terinfeksi 4-6 x sehari atau sesuai kebutuhan.
  • Oleskan gel secara tipis dan merata, jangan terlalu banyak.

5. LIPOSIN

Liposin adalah obat yang digunakan untuk pengobatan penyakit kulit dan mukosa terutama yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Liposin mengandung 3 antibiotik yaitu neomycin, bacitracin, dan polymixin dikombinasikan dengan lidocain obat yang bisa digunakan untuk anestesi lokal. Liposin di produksi oleh Pharos dan termasuk golongan yang harus digunakan dengan resep dokter. Liposin dipasarkan dengan kemasan tube 10 gram salep dan tiap gram Liposin mengandung zat aktif (nama generik) neomycin sulphate 5 mg, bacitracin 6.67 mg, polymixin B sulphate 1.27 mg dan lidocaine HCl 40 mg.

Liposin diberikan dengan dosis berikut : oleskan secukupnya di area terinfeksi 1-3 x sehari.

6. ENBATIC SALEP KULIT

Enbatic salep adalah obat yang digunakan untuk pengobatan penyakit kulit dan mukosa terutama yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Enbatic salep mengandung neomycin sulphate, obat yang termasuk antibiotik aminoglikosida dan, Zn bacitacin, suatu obat yang efektif mengobati infeksi oleh bakteri gram negatif maupun gram positif. Obat ini di produksi oleh Erela dan termasuk pada golongan obat yang harus digunakan sesuai dengan resep dokter.

Enbatic salep dipasarkan dengan kemasan tube 10 gram salep kulit, tersedia juga sediaan enbatic powder. Dalam tiap gram Enbatic salep mengandung zat aktif (nama generik) neomycin sulphate 5 mg dan bacitracin 500 IU. 

Cara penggunaannya cukup dengan mengoleskan secukupnya di area terinfeksi 2-3 x sehari.

7. GARAMYCIN SALEP

Garamycin salep adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit kulit akibat infeksi oleh bakteri yang peka. Garamycin salep mengandung gentamicin, obat yang termasuk antibiotik golongan aminoglikosida.

Obat ini di produksi oleh Merck sharp dohme dan termasuk golongan obat yang juga harus digunakan sesuai dengan resep dokter. Garamycin salep dipasarkan dengan kemasan Tube 5 gram dan 15 gram salep dan tiap kemasan Garamycin salep mengandung zat aktif (nama generik) Gentamicin sulfate 0.1 %.

Penggunaan garamycin salep (gentamicin sulfate) diberikan dengan cara mengoleskannya pada kulit yang terinfeksi 3-4 x sehari.

Obat Alami Untuk Luka Diabetes

Salah satu efek samping terburuk dari diabetes adalah luka tidak bisa sembuh dengan mudah. Juga, penderita diabetes lebih rentan terhadap gangguan kesehatan lain karena sistem kekebalan tubuh lemah dan sirkulasi darah yang buruk. Kebanyakan orang lebih memilih untuk menggunakan berbagai salep pada luka untuk membantuk menyembuhkan luka diabetes.

Sebagai alternatif, penderita diabetes dapat mencoba obat luka diabetes alami akan kami bahas di bawah, yang sama-sama efektif untuk mengobati luka diabetes. Tapi sebelum menggunakan obat ini langsung pada luka, Anda harus membersihkan luka dan daerah sekitarnya dengan kapas yang dibasahi air hangat terlebih dahulu.

1. Madu

Setelah daerah luka Anda bersihkan dan pendarahan berhenti, selanjutnya terapkan madu di atas luka dan menutupinya dengan perban. Madu dikenal karena sifat antiseptiknya dan karena itu pula madu dapat mencegah pertumbuhan bakteri pada luka. Madu banyak digunakan sebagai pengobatan untuk luka kronis.

Madu juga dapat melindungi luka dari debu dan hal-hal asing lainnya. Madu juga dapat melembabkan luka dengan bantuan cairan tubuh yang diproduksi. Tidak seperti antibiotik, madu tidak menghasilkan sensasi panas atau terbakar. Madu dipasteurisasi, disimpan di tempat yang gelap dan dingin, dianggap sebagai madu terbaik untuk pengobatan luka. 

2. Bawang

Untuk hasil yang lebih baik, Anda dapat menambahkan bawang yang sudah dihaluskan pada madu. Bawang mengandung agen anti-mikroba aktif yang disebut allicin, kandungan ini membantu dalam penyembuhan luka yang lebih cepat. Gunakan campuran pada luka selama setidaknya satu jam. Proses ini harus diulang tiga kali sehari.

3. Bawang Putih dan Daun Pisang

Bawang putih dengan dengan kandungan anti-mikroba aktif yaitu allicin yang dapat mempercepat penyembuhan luka dan mencegah pertumbuhan bakteri. Ambil beberapa siung bawang putih kemudian haluskan.

Setelah itu, oleskan bawang putih halus tersebut pada luka kemudian membungkus dengan daun pisang. Diamkan selama maksimal 15 menit kemudian buka dan bersihkan. Jika terlalu lama, kulit akan terasa panas seperti terbakar. Hal ini karena sifat panas yang kuat dari bawang putih.

4. Cuka

Cuka dapat membantu dalam proses penyembuhan luka, tetapi Anda harus kuat terhadap sensasi menyengat luar biasa yang disebabkan oleh kontak cuka dengan kulit yang terluka. Campur cuka dengan air dan terapkan langsung pada luka. Jika luka bengkak, Anda dapat menggosokan beberapa es batu di atasnya.

5. Indian Mulberry

Tumbuhan semak asli Asia Selatan ini dimaksudkan untuk ulkus diabetes seperti ulkus diabetes pada kaki. Penderita diabetes sering terlihat menderita ulkus kaki ketika mereka memaksi sepatu ketat terlalu lama. Jus yang diekstraksi dari India Mulberry dapat membantu menyembuhkan luka tersebut. Biasakan minum 30 gram ekstrak mulberry tiga kali sehari dan Anda akan melihat hasilnya.

Jika luka tidak mengalami perubahan bahkan setelah penggunaan pengobatan rumah yang disebutkan di atas, maka sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan kepada dokter untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Demikian informasi mengenai Obat Luka Diabetes yang bisa kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu Anda. Terimakasih, salam sehat selalu.

Ramuan Herbal | Obat Luka Diabetes

Silahkan tinggalkan komentar Anda disini!